Penjelasan Tentang Bakteri

2 View

Apakah Bakteri Itu?
Setiap kali kita mendengar kata bakteria, kita berasumsi bahwa ada sesuatu yang kotor, makanan kita busuk, atau seseorang sakit, tetapi ini tidak selalu benar. Meskipun ada banyak jenis bakteri jahat yang dapat membahayakan kita dengan menyelinap ke dalam air dan makanan kita, ada juga banyak jenis bakteri baik yang membantu kita setiap hari. Ada bakteri di perut kita yang membantu kita mencerna makanan yang tidak bisa tubuh kita, dan ada bakteri di tumpukan kompos kita yang membantu mengubah sisa makanan menjadi tanah baru. Jadi, apa yang kita sebut bakteri?



Bakteri adalah makhluk hidup yang termasuk dalam suatu kelompok dengan sendirinya. Mereka adalah organisme sel tunggal kecil yang disebut prokariota yang tidak mengandung inti dan biasanya ditemukan dalam kelompok yang sangat besar karena mereka dapat berkembang biak dengan cepat. Ada banyak jenis bakteri berbeda yang semuanya dipisahkan menjadi berbagai jenis dan kelompok, masing-masing kelompok memiliki kualitas uniknya sendiri yang membedakannya dari yang lain.

Bakteri adalah sel paling sederhana yang ada saat ini. Bakteri adalah sel mandiri yang ukurannya kira-kira seperseratus dari ukuran sel manusia. Sel manusia terbesar berukuran kira-kira diameter satu rambut manusia, tetapi kebanyakan sel manusia lebih kecil, mungkin sepersepuluh dari diameter rambut manusia! Karena sel-sel ini sangat kecil, mereka tidak terlihat oleh kita, kecuali kita melihatnya melalui mikroskop. Bakteri Escherichia coli (E. coli) adalah contoh dari sel bakteri yang khas, dan diagramnya ditunjukkan di bawah ini.
Bakteri terdiri dari pembungkus luar yang disebut membran sel. Di dalam membran ini ada cairan encer yang disebut sitoplasma yaitu sekitar 70% air, 30% lainnya diisi dengan enzim (protein yang dibuat oleh sel sendiri untuk digunakan sebagai energi). Di tengah sel adalah bola DNA. DNA pada dasarnya adalah pola yang memberi tahu sel bagaimana membuat proteinnya. Jika kita merentangkan DNA ini menjadi satu untai panjang, itu akan sangat panjang dibandingkan dengan bakteri, sekitar 1000 kali lebih lama dari keseluruhan sel. DNA sel bakteri tidak dilindungi, itu mengapung di sitoplasma. Terikat di luar sel adalah untaian panjang yang disebut flagela, yang memungkinkan sel untuk bergerak. Tidak semua bakteri memiliki flagela, beberapa memiliki cara berbeda untuk bergerak.
Penampilan Bakteri

Meskipun bakteri bersifat mikroskopis, mereka memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda. Bentuk yang paling umum adalah batang, cocus (melingkar) dan spiral, dan di dalam kelompok ini, bakterinya mungkin besar, kecil, oval, gemuk, panjang, pendek, dan bahkan lebih tebal di salah satu ujungnya daripada yang lain. Perbedaan ukuran dan bentuk bakteri tersebut disebabkan karena mereka semua memiliki gen (DNA) yang berbeda. Semua karakteristik ini disebut morfologi bakteri. Bakteri mungkin juga ada sebagai sel tunggal, atau dalam kelompok umum, seperti rantai, pasangan, dan kelompok.

Bakteri adalah kelompok makhluk yang sangat kompleks dan mempesona. Meskipun sebagian besar bakteri harus mencari makanan (gula, protein, vitamin) untuk hidup, beberapa dapat membuat makanan sendiri dari benda-benda yang ditemukan di lingkungan, seperti sinar matahari dan karbon dioksida. Beberapa bakteri membutuhkan energi dari lingkungan untuk membuat makanan, sedangkan bakteri lain dapat menciptakan energinya sendiri dengan menggunakan elemen lain di sekitarnya.

 

Pembelahan Sel
Beberapa bakteri dapat menggandakan populasinya hanya dalam 20 menit? Artinya, jika kita mulai dengan 1 sel bakteri, hanya perlu 4 1⁄2 jam untuk memiliki lebih dari 16.000 sel. Sangat mudah untuk melihat mengapa ada kekhawatiran tentang melindungi diri kita dari organisme ini. Tidak butuh waktu lama bagi bakteri untuk membuat sel yang cukup untuk membuat kita sakit.
Meskipun kita telah mempelajari bahwa bakteri tidak dapat dilihat oleh kami tanpa mikroskop, ada cara yang dapat kami lakukan untuk melindungi diri dari bakteri patogen bahkan tanpa dapat melihatnya. Penting bagi kita untuk selalu mencuci tangan setelah pergi ke kamar mandi dan membuang ingus. Penting juga bagi kita untuk mencuci tangan sebelum makan dan sebelum menyiapkan makanan untuk diri sendiri dan orang lain. Setelah makan, pastikan semua sisa makanan dikemas dan disimpan di lemari es sesegera mungkin. Penting juga untuk tidak meminum air kotor, termasuk air dari kolam renang, sungai, kolam, dan danau. Meskipun air terlihat bersih dan jernih, sel-sel bakteri kecil itu mungkin ada di sana. Jika kita berhati-hati, kita dapat menghindari bakteri jahat dan tahu bahwa bakteri baik selalu ada membantu kita

Leave a Reply

Your email address will not be published.