Proses Flokulasi Pada Bak Pencampuran

4 View
Flokulasi adalah operasi di mana air yang digumpalkan harus dicampur dengan lembut pada kecepatan baling-baling 15 sampai 20 rpm untuk mendorong pertumbuhan flok. Pengadukan lambat digunakan untuk menggumpalkan gumpalan untuk tumbuh ke ukuran dalam kisaran 0,1 hingga 2,0 mm yang dapat dihilangkan dengan sedimentasi. Pencampuran lambat adalah proses hidrodinamik, yang menghasilkan pembentukan besar dan mudah mengendap mengambang dengan membawa materi yang dibagi halus menjadi kontak dengan mikro-flok yang terbentuk selama pencampuran cepat.
Proses Flokulasi Pada Bak Pencampuran

Flok yang terapung ini kemudian dapat dihilangkan dalam clarifier dan residu dalam filter. Flokulasi biasanya berlangsung selama sekitar 30 hingga 60 menit. Cekungan flokulasi sering memiliki sejumlah kompartemen dengan kecepatan pencampuran menurun sebagai air maju melalui cekungan. Ruang yang dikotak-kotakkan ini memungkinkan gumpalan-gumpalan yang semakin besar untuk terbentuk tanpa dipisahkan oleh bilah-bilah pencampur.

Flok besar adalah produk akhir dari koagulasi dan proses flokulasi yang diatur dengan baik dengan mengkonversi dan membentuk kelompok mayoritas kekeruhan yang menyebabkan partikel, gumpalan bakteri, dan kotoran partikulat. FloK kemudian akan menetap di cekungan sedimentasi, dengan flok yang tersisa akan dihilangkan dalam filter. Ukuran flok terbaik untuk mengendap adalah 0,1 hingga 3 mm. Flok yang lebih besar tidak mengendap dan lebihbiasa terpecah di bak flokulasi. Flok yang lebih kecil juga tidak dapat mengendap.

Proses Flokulasi Pada Bak Pencampuran

Tingkat di mana flokulasi berlangsung, tergantung pada parameter fisik dan kimia seperti muatan pada partikel, kapasitas pertukaran, ukuran partikel dan konsentrasi, pH, suhu air, konsentrasi elektrolit, waktu flokulasi, ukuran cekungan pencampuran dan sifat perangkat pencampuran.

Pengadukan lambat dimaksudkan untuk membawa partikel ke koloid dan kemudian menggumpal. Tingkat tumbukan antar partikel tergantung pada jumlah dan ukuran partikel dalam suspensi dan intensitas pencampuran dalam ruang pencampuran.

Flokculator tipe gravitasi atau hidrolik
Ada dua jenis tipe gravitasi Flocculator pengaduk dalam prakteknya sebagai berikut:

1. Aliran horizontal dengan Flocculator pengaduk
2. Aliran vertikal dengan Flocculator pengaduk

1. Aliran horizontal dengan Flocculator pengaduk
Flocculator aliran horizontal terdiri dari beberapa di sekitar ujung pengaduk dengan jarak antara tidak kurang dari 45 em untuk memungkinkan pembersihan. Jarak yang jelas antara ujung setiap baffle dan dinding sekitar 1,5 kali jarak antara baffle, tetapi tidak pernah kurang dari 60 em. Kedalaman air tidak boleh kurang dari 1,0 m dan kecepatan air dalam kisaran 10 hingga 30 cm/s. Waktu detensinya adalah antara 15 hingga 20 menit. Flocculator jenis ini sangat cocok untuk plan pengolahan yang sangat kecil. Lebih mudah untuk menguras dan membersihkan.
2. Aliran vertikal dengan Flocculator pengaduk
Flocculator jenis ini digunakan untuk plan pengolahan ukuran sedang sampai besar. Dalam aliran vertikal Flocculator pengaduk, jarak antara baffle tidak kurang dari 45cm. Ruang kosong antara tepi atas baffle dan permukaan air atau tepi bawah baffle dan bagian bawah cekungan hampir 1,5 kali jarak antara baffle. Kedalaman air bervariasi antara 1,5 hingga 3 kali jarak antara baffle dan kecepatan air dalam kisaran 10 hingga 20 cm/s. Waktu detensinya adalah antara 10 hingga 20 menit.
Flokulator Mekanik
Flokulator mekanik dalam bak flokulasi dengan waktu detensi 20 hingga 60 menit banyak digunakan dalam praktik. Flokulator mekanik, terdiri dari paddle berputar yang terhubung ke poros horizontal atau vertikal, digerakkan oleh motor listrik.
Kriteria desain untuk Flokulator mekanik dilengkapi di bawah ini.
1. Waktu detensi untuk flokulasi = 20 hingga 60 menit
2. Bentuk tangki = Melingkar atau persegi panjang
3. Kedalaman tangki = 3 hingga 4,5 m
4. Total luas dayung = 10 hingga 25% dari luas penampang vertikal tangki
5. Kecepatan gradien, G = 20 hingga 75 / s
6. Gtvalues = 10.000 hingga 150.000, di mana t adalah waktu detensi dalam detik
7. Konsumsi daya = 10 hingga 36 W / MLD
8. Kecepatan periferal dayung = 0,2 hingga 0,6 m / s (sekitar 0,4 m / detik)
Kecepatan aliran
Dari unit pencampuran cepat ke bak flokulasi = 0,45 hingga 0. 9m / s
Melalui bak flokulasi = 0,2 hingga 0,8 m / s
Dalam saluran untuk mentransfer air terflokulasi ke cekungan sedimentasi = 0,15-0,25 m / menit

Leave a Reply

Your email address will not be published.